Panduan

Gangguan Asperger

Gangguan Asperger

Diagnosis gangguan spektrum autisme

Autism spectrum disorder (ASD) didiagnosis berdasarkan daftar periksa di;Manual diagnostik dan statistik gangguan mental, DSM.

Di masa lalu, DSM mengkategorikan anak-anak dengan ASD Gangguan Asperger, kelainan autistik atau kelainan perkembangan pervasif - tidak ditentukan lain (PDD-NOS).

Edisi terbaru dari Manual, DSM-5, diterbitkan pada 2013. Itu mengubah kriteria yang digunakan untuk mendiagnosis anak-anak dengan ASD. DSM-5 menggabungkan tiga kategori menjadi satu, yang hanya disebut gangguan spektrum autisme (ASD).

Jika anak Anda sudah memiliki diagnosis gangguan autistik, sindrom Asperger atau PDD-NOS Anda dapat tetap menggunakan istilah-istilah ini jika Anda mau.

Informasi dalam artikel ini hanya berlaku untuk orang yang telah didiagnosis menggunakan kriteria dalam edisi keempat DSM, DSM-IV. Jika Anda khawatir anak Anda mungkin menderita ASD, bicarakan dengan perawat kesehatan anak dan keluarga Anda atau dokter umum.

Gangguan Asperger: karakteristik umum

Anak-anak yang didiagnosis dengan gangguan Asperger tidak memiliki cacat intelektual, tetapi mereka mungkin memiliki kemampuan campuran. Misalnya, mereka mungkin memiliki keterampilan verbal yang kuat tetapi keterampilan non-verbal yang buruk. Mereka juga bisa sangat canggung.

Anak-anak ini sering sangat berpengetahuan tentang topik favorit mereka. Mereka mungkin memiliki keterampilan bahasa tingkat lanjut untuk usia mereka dan sering memulai diskusi.

Tetapi mereka sering kehilangan isyarat sosial dan salah menafsirkan bahasa. Misalnya, mereka kesulitan memahami lelucon, atau mereka mungkin menganggapnya terlalu harfiah.

Dan mereka biasanya tidak suka perubahan, lebih suka rutinitas dan ritual.

Tanda-tanda gangguan Asperger: daftar periksa

Interaksi sosial
Anak-anak dengan gangguan Asperger mungkin:

  • mulai interaksi dengan orang lain tetapi mengalami kesulitan menjaga percakapan berlangsung
  • berinteraksi dengan orang-orang jika mereka membutuhkan sesuatu atau ingin berbicara tentang sesuatu yang menarik minat mereka, tetapi bukan karena mereka benar-benar tertarik pada orang lain
  • berinteraksi dengan cara yang canggung dan kaku - misalnya, mereka mungkin menghindari kontak mata saat berbicara atau menafsirkan hal-hal secara harfiah
  • berinteraksi lebih mudah dengan orang dewasa daripada dengan anak-anak
  • tidak menunjukkan emosi atau empati.

Komunikasi dan bahasa
Anak-anak dengan gangguan Asperger mungkin:

  • sangat verbal - misalnya, mereka mungkin memberi label segala sesuatu di ruangan
  • bergabung kata-kata bersama pada tahap perkembangan biasa (sekitar dua tahun)
  • berkomunikasi dengan orang lain tentang minat mereka sendiri
  • gunakan suara datar atau monoton
  • jawab pertanyaan, tetapi jangan ajukan pertanyaan jika topik tersebut tidak menarik bagi mereka.

Perilaku berulang atau gigih
Anak-anak dengan gangguan Asperger mungkin:

  • memiliki minat yang terbatas atau obsesif yang membuatnya tampak seperti 'berjalan ensiklopedia' tentang topik-topik tertentu
  • lebih suka rutinitas dan aturan
  • tidak merespon dengan baik terhadap perubahan.

Tonton videonya: Asperger Syndrome - Si Autis Yang Jenius. Di Balik Layar (Juni 2020).